Cinta Sang Fenomenal

Aku mengawali kehidupan. Dengan izin-Nya ku dijadikan naluri dan fitrah di dalam diri kalian. Aku berada di semua kehidupan, di setiap sisinya. Kadang ku dijadikan benar kadang pula aku adalah sesuatu yang salah karena dimiliki dan diberi serta dirampas. Aku bisa saja datang dengan kedipan mata hawa, aku juga bisa pergi dengan keangkuhan diri.

Aku banyak macamnya karena engkau punya sifat, yang manakah yang engkau kan turuti? Sesungguhnya diriku tak pernah meminta kembali setelah engkau beri, tapi benci dan nafsu ada pada dirimu hingga engkaupun meminta hal yang sama bahkan lebih. Ketika aku ingin cinta, tak perlu adanya energi, dorongan, bahkan nasihat. Karena saat pertama aku datang, nalurilah yang membawaku.

Aku bisa membuat jantungmu berdegup lebih kencang, membuatmu tersipu malu. Aku bisa menjadi mimpimu bahkan menjadi kenangan dalam hidupmu. Tapi tak semuanya bisa mengenali aku. Kadang engkau mengenaliku sebagai kebencian, ego, dan nafsu tapi itu bukan aku yang sesungguhnya. Aku adalah senyuman sang kekasih.

Aku tak bisa pergi setelah aku menghampiri, carilah aku jika engkau menyadari. Namun aku tak akan membuatmu sadar atas keberadaanku. Akulah cinta yang diciptakan untuk mengawali kehidupanmu, antara Adam dan Hawa. Adakah aku dalam dirimu?

Belum ada Komentar untuk "Cinta Sang Fenomenal"

Posting Komentar

Apa komentar Anda?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel