Wahai Atika (1)

Wahai Atika, engkau sebuah kerinduan yang kutulis melewati kenangan yang masih terekam dalam benakku. Kenangan itu kan abadi lewat doresan penaku & kusimpan dalam memori manis dan pahitnya hidup bersamamu. Adakah Tuhan memberikan hari esok? Agar kubisa kembali melihat senyummu serta merana rupamu dalam bingkai jilbabmu, dalam pandanganku yang nyata, bukan fantasi kenaganmu? Engkau serta senyummu menari di depanku, sesungguhnya itu semua adalah Rahmat dari Yang Maha Kuasa, yang menciptakan cinta dan sepasang kekasih.

Belum ada Komentar untuk "Wahai Atika (1)"

Posting Komentar

Apa komentar Anda?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel