Perawan Surga

Di suatu pagi, senin harinya
Pertama kali ku lihat dirimu
Tersipu malu aku bertanya
Selidik mataku memandang jawabmu

Waktu mengalir penuh liku

Gadis Perawan pemilik senyum indah
Yang selalu ada ketika jumpa
Yang kadang sembunyi di balik hati gundah
Aku jatuh dalam pesonamu

Aku berteriak sebab rasa tak terbendung
Berontak hati bibir membisu

Aku berpuisi ala pujangga
Berontak hati memaknai dirimu
Sejuta kata telah tercipta
Segudang puisi telah kuberikan
Hanya untuk menemukan cintamu
Seperti ketika aku membaca ayat-ayat suci
Mencari cinta Tuhan di dalamnya

Kemana aku harus pergi
matikah di bawah senyummu?

Belum ada Komentar untuk "Perawan Surga"

Posting Komentar

Apa komentar Anda?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel