Sebenarnya

Ketika cinta yang sesungguhnya masuk ke dalam kalbu, maka semua prasangka buruk tentang Sang Cinta ditepisnya. Seperti ketika cinta kita pada Tuhan benar-benar hidup di hati, semua prasangka tentang-Nya ditepis bersama keyakinan yang membalut kalbu. Tinggal bagaimana kita menjadi manusia yang benar-benar hidup ‘ketika hati, jiwa, dan raga berada pada satu garis lurus’. Nurani…


Belum ada Komentar untuk "Sebenarnya"

Posting Komentar

Apa komentar Anda?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel